VBAC vaginal birth after cesarian [1]

Assalamu’alaikum, halo momies…
Alhamdulillah sekarang anaktuwin sudah punya ade, jadilah any septiani ini ibu agak muda dengan 3 jagoan. MasyaAllah..

Saya mau cerita mengenai proses kelahiran dd Raihan, semoga bermanfaat ya..

Raihan M. Aqsha

Cerita tentang VBAC ~
vaginal birth after cesarean atawa lahiran normal setelah operasi cesar.

Dimulai dari masa menyapih Gibran Zaidan di umur 21 bulan, InsyaAllah cukup spare waktu 3 bulan sampai genap menyusu 24 bulan. Bismillah~
Pas di umur 2th masa kontrak menyusu GibZai selesai dan mamatuwin positif hamil dd Raihan. MasyaAllah 😍😍

Berbeda dengan GibZai yang control ke dokter tiap bulan, cek lab tiap bulan, kehamilan dd Raihan mamatuwin agak santai. Awal hamil ke Tanjung Lesung, lebaran ke Mojokerto & Jogja, jualan ke bazar sana sini. Sehat ya de 😘

Memasuki trisemester 3, ayahtuwin berulang kali menanyakan mau lahiran dimana, dokter siapa, mau normal apa cesar?

🌶 mau lahiran deket mama. Tetep ya, walaupun sudah jadi ibu, mamatuwin tetep anak manja ke mami 😘
🌶 belum tau dokter siapa
🌶 mau normal

Karena mamatuwin mau lahiran normal, ayahtuwin kasih syarat dokter obgyn nya harus PEREMPUAN. Bismillah~ mulai cari dokter yang sreg di hati & mau bantuin lahiran normal setelah cesar.

Ada 2 opsi dokter perempuan, 1 di RS awal bros *lupa nama dokternya, 1 lagi dokter Hasta di RS Hermina Tangerang. Ngobrol sana sini Alhamdulillah dr. Hasta mau bantu VBAC dengan semua resiko ditanggung pasien dan keluarga. Menurut beliau keberhasilan VBAC adalah 60%, jadi si ibu musti YAKIN! Beneran mau vbac ya~

Apa aja yang perlu dipersiapkan dalam proses VBAC?

🍍 IBU dan keluarga YAKIN dan mendukung
🍍 pilih dokter yang sreg dan MAU bantu VBAC
🍍 ibu cek lab persiapan lahir. Mamatuwin cek hb, hasilnya treatment makan terong belanda, jeroan, hati, dll untuk menaikkan hb. Minimal HB untuk bumil 10-11.
🍍jarak dengan kelahiran anak sebelumnya 2th.
🍍 posisi bayi dan air ketuban baik, lihat posisi bayi 37-38w, tunggu sampai mules dan tidak boleh induksi
🍍tidak ada rasa sakit pada bekas jahitan cesar & hasil usg baik

BISMILLAH~ semoga Allah mudahkan.

Trus nikmat mana mamatuwin, cesar apa normal?
Yang mana ya~~

salaam,
@anyseptiani

 

Advertisements

[twinpregnancy] Persiapan bersalin. Belanjaaaaa!!!

Assalamu’alaikum..

wihihihiii… akhirnya nyentuh blog lagi. Alhamdulillah anak tuwin sudah lahir dengan selamat dan sehat. Saat saya nulis post ini, usia anak tuwin sudah 3,5 bulan. InsyaAllah cerita mengenai kelahiran mereka di post selanjutnya ya.

Any mau nyatet persiapan bersalin anaktuwin, semoga bermanfaat  untuk calon ibu, atau untuk catatan nanti adeknya anaktuwin (5 tahun lagi InsyaAllah, hee)

Persiapan paling penting yaitu mencari rumah bersalin dan dokter kandungan yang pro ASI, pro IMD, pro rooming in, pro RUM. Idealnya seperti itu. Tapi juga harus mempertimbangkan kondisi janin dan ibu. Saya sih tipe yang sok ideal awalnya, pokoknya mau IMD! Titik! Eiiitttsss… keselamatan ibu dan bayi lebih penting lho mom, serahkan pada Allah dan para ahli.

Belanja perlengkapan bayi
Karena bayi saya dua, penting banget bikin list have to buy supaya ga ada yang kelewat nih mom (rd. supaya ga khilaf juga sih). Aseli deh buat calon ibu baru, masuk ke toko bayi itu racun banget. Semua barangnya unyuuuuu… Alhamdulillah anaktuwin laki-laki, jadi selamat dari godaan baju-baju unyu. Saya belanja di MaeBebe Bintaro di usia kehamilan 36 weeks. Iyah cuma satu toko itu aja dan cuma sekali ke sana, ayahtuwin ga ngizinin ngider di ITC dengan perut extra large. Berikut alat tempur untuk anaktuwin & family 🙂 Continue reading

[twinpregnancy] Survey RS Bersalin di Tangerang

Assalamu’alaikum. Alhamdulillah minggu ini anakTuwin masuk usia kehamilan 34 weeks.

Bayi-bayi :
Intensitas gerakan menurun dibanding bulan ke-7
Intensitas sih kya berkurang, tapi ternyata pas USG tetep aja bocil-bocil lincah banget.
Makin mantap kalau nendang, mukul, ngulet. kiss kiss anakTuwin deh

MamaTuwin :
Tambah sexy terutama perut ke bawah
Kaki kembang kempis, kadang bengkak kadang normal
Kebangun hampir tiap 2 jam sekali, tempat favorit toilet

Mulai usia kehamilan 30 weeks, mamaTuwin dan ayahTuwin sibuk survey dokter obgyn dan rumah bersalin di Tangerang. telat ga sik? ah ga lah ya… kami biasa kontrol di RSPI dan KMC, tapi niatnya lahiran di Tangerang ajah. Pertimbangannya dekat orang tua dan lebih mudah untuk kontrol (sebelum dan sesudah lahiran). Selama cuti 3 bulan nanti, insyaAllah stay di Tangerang dulu.

Cuuuusssss mulai nge-list daftar Rumah Sakit yang ada di Tangerang dan lokasinya terjangkau, pertimbangkan juga waktu tempuh dari rumah ke RS sambil browsing dokter obgyn perempuan yang reviewnya ok.

34 weeks pregnancy

34 weeks pregnancy


****** BALADA MILIH DOKTER OBGYN
Continue reading

[twinPregnancy] Review dokter kandungan di Jakarta dan Tangerang

Assalamu’alaikum

Mamatuwin mau review hasil berkunjung ke beberapa dokter kandungan di daerah Jakarta dan Tangerang. Isi dari review ini sepenuhnya pendapat subjektif mamatuwin ya dear ^^

History mengenai kehamilan mamatuwin

  • Kakak bayi 1, didiagnosa Blighted Ovum (BO) atau gagal tumbuh pada usia kehamilan 8w. Penanganan dengan kuretase pada usia kehamilan 10w, tanggal 27 Desember 2014 di RS Hermina Tangerang dengan dr. Dessy Susilawati H, SpOG
  • Kakak bayi 2, didiagnosa Fetal Death atau kematian janin pada usia 9w. Penanganan dengan kuretase pada usia kehamilan 12w, tanggal 24 Juni 2015 di RSIA Kemang Medical Care dengan dr. Diah Sartika, SpOG
  • Kakak bayi 3 & 4, Alhamdulillah minggu ini menginjak usia kehamilan 25w. Periksa rutin di RS Pondok Indah dengan dr. Giri Respati, SpOG. Doakan sehat selalu ya mom :’)

Langsung aja yah…. Continue reading

[twinPregnancy] 22 weeks

“Do I look fat?” – scary question from mamatuwin.
“No! You’re so sexy” – papaptuwin reply.
Yihaaaaa…. I’m sexy *berbinar. Wajah bulat, perut bulat, kaki bulat, tetapi penuh kebahagiaan.

Cerita mengenai kehamilan kembar…

  1. Kamu ada keturunan kembar, Ny?
    Pertanyaan paling hits belakangan ini. Bahkan dokter pun menanyakan hal serupa. hhihii. Sebelumnya, kami (saya dan suami) ga tau kalau ada keturunan kembar, setelah cerita ke orang tua, ternyata mbah buyut dari keluarga bapak saya punya anak kembar (rd. anak mbah buyut aka adenya mbah putri). Walaupun generasi yang cukup jauh tapi masih ada keturunan kembar ya.
  2. Berat badan turun 5kg di trisemester pertama.
    Tulang-tulang yang semula tertutup lemak mulai nampak. Pergelangan tangan, tulang selangkangan, tulang pipi makin jelas. 49kg! Rekor paling langsing selama 9 tahun terakhir.
  3. Mual maksimal, minim muntah.
    Katanya hamil kembar maboknya parah. Ga juga tuh! selama hamil 22weeks ini ga lebih dari 5x muntah. Pemilih dan susah makan sih iya di 15 minggu pertama. Tapi begitu masuk usia kehamilan 16 minggu nafsu makan mulai membaik. Ga lagi lemas, lemah, lesu. Alhamdulillah sehat bugar…. Saya masih kuat masak lho selama hamil, alhamdulillah gizi malaikat-malaikat kecil bisa terjaga, begitupun dengan kebersihannya.
  4. Perkembangan perut mulai tidak terkontrol di usia kehamilan 17 minggu.
    Bahkan di usia 19w, perut saya lebih sexy dibanding kehamilan 25w. Wow! *lirik bumil sebelah waktu di RS.

    20 weeks pregnancy

    20 weeks pregnancy

  5. Tidur lebih cepat atau makan lagi?
    Perubahan di trisemester kedua sangat terasa. Semakin malam semakin besar keinginan untuk mengunyah, seperti ga ada kata kenyang ya anak-anak ibu. Tak apa, yang penting kalian sehat ya tuwin. Ayo makan yang banyaaakkk anak-anak!
  6. Berat badan mencapai 59kg di usia kehamilan 21w.
    Sudah naik 10kg dari trisemester 1 nih, rekor berat badan selama hidup 27 tahun terpecahkan! Papaptuwin sudah ga ngizinin saya menyentuh timbangan karena ekspresi kaget saya melihat angka yang tertera di sana. Dicopotlah baterai timbangannya oleh beliau.
  7. Papaptuwin merangkap tukang pijit selama masa kehamilan.
    Tangan, kaki, punggung, pinggang semua terasa pegal bahkan kadang kram. Selama hamil tidak diperbolehkan pijit, alhasil misua yang jadi tukang pijit pribadi. Bagian punggung dan pinggang cuma diisik-isik. Terbayang para bumil yang LDM (Long Distance Marriage), semangat yaa dear!
7 weeks pregnancy. they're twins!

7 weeks pregnancy. they’re twins!

Dua kali gagal di kehamilan sebelumnya dan kali ini diberi 2 sekaligus. MasyaAllah… sehat ya anak-anak 🙂  Semoga Allah berkenan mempercayakan anak-anak yang sehat badan, rohani dan mental, lengkap anggota tubuh, cerdas, cakep & cantik. aamiin.

@anyseptiani

Persiapan hamil

Assalamu’alaikum dear…

Ny mau berbagi catatan persiapan menyambut kakak bayi pasca kuretase. QadaruLlah, saya melewati 2 kuretase pada tahun pertama pernikahan.

Kakak bayi 1 didiagnosa tidak berkembang di usia 8 minggu. Lebih kurang 3 bulan setelah kuretase pertama, saya positif hamil untuk kedua kalinya. Selanjutnya, janin kedua kami didiagnosa fetal death pada usia 9 minggu. Shock! Tapi, Alhamdulillah 1 bulan pasca kuretase kedua, saya positif hamil untuk ketiga kalinya. Kado spesial di H-1 satu tahun kebersamaan dengan Papap Apde. Tanpa direncana, tanpa diduga, Allah adalah sebaik-baik pembuat skenario kehidupan.Welcome to my belly, honey ^^

Usaha yuk usaha, katanya mau punya baby. Bismillah…

  1. Konsultasi ke dokter androlog dan Tes sperma.
    Pemeriksaan kesehatan ga cukup dilakukan oleh (calon) ibu, (calon) ayah pun ikut andil dalam proses kehamilan. Dimulai dengan mengumpulkan informasi mengenai dokter androlog. List dokter androlog ga sebanyak dokter obgyn ya ternyata. Kami menemui salah satu dokter androlog di RS Fatmawati. Dokter menyarankan tes sperma di RS Bunda/ RS Hermina. Alasannya, karena RS tersebut telah memakai standard terbaru untuk tes sperma. Beliau juga menjelaskan kemungkinan penyebab janin tidak berkembang.
  2. Berusaha mematuhi pantangan dan anjuran dokter obgyn.
    Walaupun sudah tidak hamil, anjuran dan pantangan selama hamil tetap saya jaga. Misal. mengurangi lalapan mentah, seafood eg. kerang, cumi-cumi. Kerang dan cumi tinggi kolesterol, jadi orang sehat pun perlu mengimbangi makanan enak ini dengan olahraga yang cukup.
  3. Mengkonsumsi almond.
    Almond baik untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan calon ibu. Gizi tinggi dan baik untuk kesehatan.
  4. Mengkonsumsi madu kesuburan.
    Saya dan suami mengkonsumsi madu khusus untuk meningkatkan kesuburan. Beli di IBF (Islamic Book Fair), Rp 70.000 untuk 2 botol. Terjangkau kan…
  5. Memperbanyak konsumsi sayuran hijau.
    Misal. Brokoli, bayam, kangkung. Untuk buncis masih dalam usaha untuk suka. hee.
  6. Olahraga.

Setelah kuretase kedua, pola makan diperketat (dengan anjuran dokter). Tambahan dari 6 poin di atas adalah…
7. Tidak mengkonsumsi gula dan gorengan (kecuali menggunakan olive oil/minyak zaitun)
8. Menghindari pengawet, msg dan pemanis buatan, dengan kata lain wajib masak setiap hari
9. Liburan. Ambil cuti, habiskan waktu berdua dengan suami. Saatnya pacaran, terutama bagi kami yang menikmati masa pacaran setelah menikah. Be happy, positive thinking and avoid stress ya.
9. Yang terpenting, pray to ALLAH!

Kuretase insyaAllah aman dan ga bikin mandul, pilih rumah sakit yang terpercaya kualitas dan kebersihannya. Untuk kehamilan, jangan ragu konsultasi dengan dokter obgyn/bidan ya dear. Setiap perempuan punya kondisi berbeda, penanganannya pun harus sesuai. Cocok di any, belum tentu berlaku di orang lain. Tetap semangat! Semoga segera diberi kepercayaan menimang malaikat kecil yang melengkapi keluarga. aamiin.

@anyseptiani

pemeriksaan kromosom

Nomor tidak dikenal.

“Bun, mengenai request pemeriksaan kromosom janin. Begini, jaringan dedenya ga bisa diperiksa. Ada indikasi terkontaminasi bakteri”, suara dari seberang telepon itu sukses membuat dada sesak.

Hari ini, 2 minggu berlalu dari tanggal 24 juni 2015.
Masih segar di ingatan, masih penuh rasanya dada ini.

Kehilangan (calon) bayi yang seminggu sebelumnya dalam keadaan sehat dan berdetak. Yang seminggu sebelumnya ada di sebelah kiri rahim, lalu pemeriksaan kali itu sudah berada di kanan rahim. Pecicilan yah anak, mungkin mirip ayahnya. Janin yang anggota tubuhnya mulai terbentuk namun tidak lagi terdengar detak jantungnya, tidak lagi terlihat gerakannya.

“Bunda habis jatuh? Ga yah.” Tanya dokter, yang pasti sudah tau jawaban seorang pasien yang sudah pernah kehilangan sebelumnya. Jangankan jatuh, terbentur kasur pun kami hindari dok. Ga ada flek atau kram perut.

Segala pemeriksaan lab dilakukan. Ambil saja darahku sesukamu suster, semoga kali ini ada hasil yang melegakan dari rangkaian tes darah ini. Bukan mengharap penyakit sih.. cuma bingung! Tes A, hasil ok. Tes B, hasil negatif. Tes C, hasil masih dalam range normal. Tangan kanan, tangan kiri, telinga. Mana lagi yang perlu diambil darah, monggo.

“Kita periksa si dede ya. Pemeriksaan kromosom.” Langkah gontai keluar dari ruang periksa kandungan, terbayang kuretase. LAGI! Sakit kah? Kali kedua ini rasanya super, lahir dan batin. For about 12 hours during contraction. It was so painful! Tornado, halilintar, ontang anting, kora kora, lewaaat. And ya.. I Love my mom so much.

Sabar ya sayang…
Maaf.. tanganmu, kepalamu, badanmu harus disentuh sebelum waktunya, sampai bakteri merusak pemeriksaan atasmu 😥 Kita lanjutkan pemeriksaan selanjutnya, dengan metode berbeda. Semoga penyebab fetal death (rd. kematian mudigah) ini segera diketahui.

Ayah, anakmu butuh tanda tangan. Yuk ke rumah sakit. Zaidan (rd. Kakak bayi 2)  mau diperiksa lagi :’)
Ibu kangen kamu, nak.

@anyseptiani