Complaint Handling Online Shop

Assalamu’alaikum

Salah satu hal mengerikan dari berjualan adalah menghadapi komplain pembeli. Benar ya? Apalagi kalau pembeli komplain sambil marah-marah. Ya ampun mengerikan! Langsung deh jantung berdetak 2 kali lebih cepat 😀

Bagi saya, komplain handling perlu banget dikuasai oleh para pedagang. Untuk teman-teman yang dibantu admin, perlu dibedakan antara admin terima order dengan admin complain (customer service). Pastikan komplain terlayani dengan baik. Jangan sampai ketika ada komplain dari pembeli, kita mengacuhkannya atau terbawa emosi. Alhasil satu calon pelanggan kabur, kapok belanja di toko kita.

Ingat ini ya 👉 market – calon pembeli – pembeli/customer – pelanggan.

Kenapa sih PELANGGAN itu penting?

Karena lebih mudah menjual barang kepada orang sudah tau kualitas. Kita ga perlu cape2 lagi menjelaskan dan meyakinkan. Ketika butuh, pelanggan akan menghubungi toko kita dengan sendirinya. Bukan hanya kualitas, tapi juga karena pelayanan yang diterimanya.

 TIPS MENGUBAH COMPLAIN JADI PELANGGAN 

1. Tarik napas dalam 😘

Setelah membaca/mendengar complain, secepatnya tenangkan diri. Tarik napas dalam, duduk, minum, wudhu. Ga usah deg degan dear.. setelah tenang bisa kembali menanggapi komplain.

2. Tambahkan  pada akhir kalimat.

Untuk penjual online lebih mudah ya menyembunyikan emosi. Cukup tambahkan  di akhir kalimat. InsyaAllah suasana lebih nyaman. Untuk penjual offline harus belajar mengatur raut muka dan intonasi suara.

3. Dengarkan keluhan customer, tawarkan solusi.

Misal. Kesalahan ada di pihak ekspedisi, bantu tracing paket & buat pengaduan. Atau kesalahan pengiriman warna pesanan, tawarkan untuk ditukar dan ongkir ditanggung. Ga apa rugi dikit ya… kan niatnya mengubah pembeli jadi langganan. Tanggapi komplain dengan solusi dan kesabaran tingkat dewa. Bukan malah ikut marah2 😚

4. Berikan gimmick/hadiah 🎁

Yak! Cara ini terbukti ampuh lho dear. Saat ada complain dan sudah ditemukan solusi. Beri hadiah untuk customer, contohnya berupa diskon atau free pin untuk pembelian selanjutnya.

Sekian tips dari #pakaihijabcom 
Semoga bermanfaat.

Salam bahagia,
@anyseptiani

Advertisements

Bedanya Barang ORI dengan grade ORI

Assalamu’alaikum dear, semoga harimu selalu dipenuhi keberkahan ya. aamiin.

Berbagai macam online shop hadir menawarkan barang dagang yang menarik. Maklum ya kalau jualan online memang visualisasi apik yang menjadi main power. First impression untuk konsumen deh.

Suatu hari saya membaca sebuah post mengenai penawaran sepatu brand terkenal dengan setengah harga normal. Wow! Menggiurkan, barang bagus dengan harga miring. Tapi, tidak ada keterangan barang reject atau sisa ekspor. Mulai deh kecurigaan saya. Salah seorang berkomentar “kok murah banget, ORI ga?” dan penjual pun menjawab “grade ORI, bos”.

ORI atau original, sebutan umum untuk barang asli diproduksi oleh pemilik brand. Sementara grade ORI, grade A, barang KW, KW super adalah kata lain dari replika brand asli. Ya, palsu! Untuk kualitas, tidak menutup kemungkinan grade ORI menandingi barang ORI. Tetapi, bagaimana dengan BERKAH? Apa sih yang dicari dari berdagang? Apa sebatas margin keuntungan? Semoga Allah melindungi tujuanmu, tujuanku, tujuan kita dalam berdagang. Semoga rupiah yang dihasilkan dari berdagang membawa berkah Allah untuk keluarga tercinta. aamiin.

Dear konsumen, kenapa sih barang ORI mahal?
1. Bahan baku pilihan
2. Proses pengerjaan dan kualitas dijaga
3. Ide, inovasi yang menjadi ciri khas suatu produk. Pembeda dirinya dari produk lain walau sejenis.
4. Brand. Kepercayaan atas suatu brand/merk produk tidak terbentuk dalam satu malam. Butuh usaha keras dari owner dan tim untuk membangun kepercayaan konsumen.

Jadi maklum ya barang ORI memiliki nilai jual yang lebih tinggi. Beda usaha dan niat ^^

Dear para pencari nafkah…
Kejar ridho Allah yuk, mencari nafkah dengan cara halal dan baik. Rezeki perlu diperjuangkan dengan cara yang baik dan keluargamu berhak mendapat rizki halal.

gamis bergo WOLA hitam

gamis bergo WOLA

– @any septiani

Bisnis, Jualan, Dagang. I love it

Assalamu’alaikum. Hai hai dear…

Sedikit cerita serba serbi bisnis, jualan, dagang. Bagi yang ikut meramaikan dunia bisnis pasti ga asing dengan istilah produsen, agen, distributor, reseller, customer, online shop, offline shop atau toko.

:: Agen, distributor, reseller ::
Agen adalah kepanjangan tangan dari produsen. Mereka yang membantu sirkulasi barang dari produsen ke customer supaya lebih lancar. Target penjualan agen – reseller berbeda-beda sesuai dengan tingkatan. Semakin besar target, semakin lebar pula margin yang didapat oleh agen. Jadi seimbang ya. Kalau mau dapat margin besar, ambil dari tangan pertama (produsen) dengan kuota tertentu. Umumnya produsen menetapkan jumlah minimal pembelian barang. Pada level ini, agen – reseller, fokus pada marketing untuk memenuhi target penjualan. Barang dagang sudah disiapkan oleh produsen.
Continue reading

Membangun Fondasi Bisnis

Bismillahirrohmaanirrohiim..
Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

Salam SuksesMulia. begitulah salam ala komunitas sukses mulia KSM. Salam ini sebagai doa dan harapan kehidupan yang sukses di dunia dan keberkahan berbuah kemuliaan di akhirat. Kali ini saya ingin sharing tentang  materi kopdar KSM yang bertemakan “Start Up Your Own Bussiness”. bagi rekan yang berkeinginan memiliki & mengembangkan usaha, yuk merapat..

start your own bussiness
Materi “Fondasi untuk Membangun Bisnis yang Berkesinambungan” dibawakan oleh coach @fauzirachmanto. Saat ini, coach Fauzi diamanahi sebagai presiden komunitas Tangan Di Atas (TDA). Ada beberapa pertanyaan dari coach Fauzi, silakan rekan-rekan jawab ya.. Mengapa menjadi Enterpreneur(Wisausahawan)? Menurut rekan-rekan Enterpreneur itu apa sih?

“Orang yang membangun usaha komersial yang profitable yang dapat berjalan tanpa kehadiran pemiliknya.” – Brad Sugars

“Seseorang dengan kecakapan mengubah kotoran dan rongsokan menjadi emas.” – Ir. Ciputra

Continue reading