[anakTuwin] GTM – gerakan tutup mulut

Bismillah.. Assalamu’alaikum momies..

Salah satu kata horror buat para ibu kalau sudah ketemu GTM alias gerakan tutup mulut dari anak. Drama makan untuk anak bayi memang membutuhkan stock sabar segunung. Mau dicoba menu apapun anak mingkem kem rapeettt… Sampai lelah membujuk supaya mau buka mulut.

Kapan sih anak GTM?
Bisa kapan saja mom. Umumnya saat mau tumbuh gigi, tidak enak badan, nambah pinternya misalnya mau jalan, atau tidak suka dengan menu makanannya.

Trus bagaimana supaya anak ga GTM?
Pertama,
tarik napas inhale exhale… Berdoa dulu “Ya Allah, berikanlah kami para ibu stok sabar segunung.” Aamiin. ^^

Kedua,
Coba ganti menu. Ga mau nasi, coba kentang. Ga mau ceker ayam, coba ikan. Biasanya direbus, coba digoreng. Semangat! Pokoknya usaha ya mom.

Ketiga,
Naikkan tekstur ke lebih kasar atau turunkan lebih lembut. Yang biasa makan nasi, coba dibuatkan bubur. Yang maem bubur coba tim atau nasi.

Keempat,
Ganti alat makan. Biasanya bayi buka mulut lebar saat orangtuanya makan. Bisa dicoba nih mom. Pakai piring dan sendok dewasa, atau bisa juga disuapi dengan tangan. Cuci tangan sampai bersih dulu ya..

Gibran Zaidan 11 mo

Kelima,
Beri garam dan gula secukupnya. Menurut panduan yang saya tau, sebelum bayi berusia 1 tahun sebaiknya tidak diberikan gula dan garam. Alasannya karena ginjal bayi belum kuat menerima. Tapi yang namanya ibu pasti tau dong ukuran “secukupnya” untuk bayi, pasti ga akan disamakan dengan takaran orang dewasa. Gibran dan Zaidan mulai saya kenalkan garam di usia 11 bulan. Ehm, kalau biskuit beli juga terasa manis sih. Saya beri mereka biskuit usia 8 bulan. Disesuaikan aja ya mom.

Keenam,
Beri vitamin penambah nafsu makan sesuai anjuran dokter anak. Dsa anakTuwin sendiri tidak memberikan resep vitamin karena menurut beliau usia di bawah 1 tahun memang masih tahap berkenalan dengan rasa selain ASI. Tapi lagi-lagi karena mamaTuwin mentok, akhirnya diberilah vitamin untuk anakTuwin. Oiya, pemberian vitamin ini seperti candu. Ketika diberi vitamin, nafsu makan anak akan meningkat tapi begitu berhenti ya mogok lagi. Jadi mamaTuwin putuskan ga usah pake vitamin klo masih mau nyusu dan buah.

Ketujuh,
Ajak anak makan bersama orang tua. Biasanya cara ini ampuuuhhh… MamaTuwin makan, tiba-tiba si bayi ikut mangap.

Kedelapan,
Beri bumbu aromatik seperti kunyit, jahe, bawang, sereh, daun salam. Untuk momies yang belum mau mengenalkan anak dengan garam, bisa coba dengan bumbu dapur. sedaappp kok.

Kesembilan,
Sajikan menu saat hangat, jangan panas atau dingin. Dampingi dengan kuah atau sup. MamaTuwin biasakan tidak memberi minum disela makan. Bisa cepet kembung. Gantinya dengan kuah sup.

Kesepuluh,
Kembali baca poin pertama ya. Semoga semua Ibu Hebat selalu diberikan stok sabar berlimpah oleh Allah.

Ada yang mau ditambahkan? Silakan isi di kolom komentar ya mom….

Hari ini,
Gibran tutup mulut rapet
Zaidan maem disembur-sembur
MamaTuwin makan pakai sayur tahu santan mereka ikut dan lahapp banget.
Ga apa yang penting masakan sendiri yess…

With love,
MamaTuwin @anyseptiani
PakaiHIJABCom

[anakTuwin] nipple confusion is really heartbreaking

Bismillah,,

Alhamdulillah anakTuwin sudah memasuki usia 4 bulan nih moms. Lagi seneng-senengnya ngoceh, ngemut tangan, dan belajar tengkurap. Lucu liat mereka kesel, marah-marah kalau kecapean miring. Sabar ya nak.. InsyaAllah sedikit lagi bisa tengkurap sendiri. semangaatttt..

anaktuwinn anyseptiani

emut emut.. siku kak zai empuk banget nih

Semenjak mamatuwin kembali aktif bekerja, anaktuwin dijaga dan diasuh oleh uti dan para pengasuhnya. Pemberian asi perah menggunakan dot. Maunya mamatuwin sih pake cupfeeder tapi ya senyamannya pengasuh aja deh. hiks. Disini drama dimulai….

Anaktuwin ini walaupun lahir barengan tapi punya karakter masing-masing
Mas Gibran yang cuek, mandiri, pecinta dot
Kak Zaidan lebih manja, murah senyum, ga suka dot

Beberapa hari terakhir ini Mas Gibran nangis kejer kalau saya gendong, nolak nen langsung. Begitu saya duduk, posisi siap menyusui, Mas Gibran langsung kejer 😦 ibunya bingung si anak kenapa ya, disusui ga mau, digendong nangis, padahal uda ngantuk berat si anak. Saking keselnya mamatuwin mandi malem-malem, jebar jebur keramas, nangis geru-geru gegara ditolak anak. Rasanya lebih parah dari putus cinta deh mom. ciyuuss.. Continue reading

[twinPregnancy] Review dokter kandungan di Jakarta dan Tangerang

Assalamu’alaikum

Mamatuwin mau review hasil berkunjung ke beberapa dokter kandungan di daerah Jakarta dan Tangerang. Isi dari review ini sepenuhnya pendapat subjektif mamatuwin ya dear ^^

History mengenai kehamilan mamatuwin

  • Kakak bayi 1, didiagnosa Blighted Ovum (BO) atau gagal tumbuh pada usia kehamilan 8w. Penanganan dengan kuretase pada usia kehamilan 10w, tanggal 27 Desember 2014 di RS Hermina Tangerang dengan dr. Dessy Susilawati H, SpOG
  • Kakak bayi 2, didiagnosa Fetal Death atau kematian janin pada usia 9w. Penanganan dengan kuretase pada usia kehamilan 12w, tanggal 24 Juni 2015 di RSIA Kemang Medical Care dengan dr. Diah Sartika, SpOG
  • Kakak bayi 3 & 4, Alhamdulillah minggu ini menginjak usia kehamilan 25w. Periksa rutin di RS Pondok Indah dengan dr. Giri Respati, SpOG. Doakan sehat selalu ya mom :’)

Langsung aja yah…. Continue reading