Bedanya Barang ORI dengan grade ORI

Assalamu’alaikum dear, semoga harimu selalu dipenuhi keberkahan ya. aamiin.

Berbagai macam online shop hadir menawarkan barang dagang yang menarik. Maklum ya kalau jualan online memang visualisasi apik yang menjadi main power. First impression untuk konsumen deh.

Suatu hari saya membaca sebuah post mengenai penawaran sepatu brand terkenal dengan setengah harga normal. Wow! Menggiurkan, barang bagus dengan harga miring. Tapi, tidak ada keterangan barang reject atau sisa ekspor. Mulai deh kecurigaan saya. Salah seorang berkomentar “kok murah banget, ORI ga?” dan penjual pun menjawab “grade ORI, bos”.

ORI atau original, sebutan umum untuk barang asli diproduksi oleh pemilik brand. Sementara grade ORI, grade A, barang KW, KW super adalah kata lain dari replika brand asli. Ya, palsu! Untuk kualitas, tidak menutup kemungkinan grade ORI menandingi barang ORI. Tetapi, bagaimana dengan BERKAH? Apa sih yang dicari dari berdagang? Apa sebatas margin keuntungan? Semoga Allah melindungi tujuanmu, tujuanku, tujuan kita dalam berdagang. Semoga rupiah yang dihasilkan dari berdagang membawa berkah Allah untuk keluarga tercinta. aamiin.

Dear konsumen, kenapa sih barang ORI mahal?
1. Bahan baku pilihan
2. Proses pengerjaan dan kualitas dijaga
3. Ide, inovasi yang menjadi ciri khas suatu produk. Pembeda dirinya dari produk lain walau sejenis.
4. Brand. Kepercayaan atas suatu brand/merk produk tidak terbentuk dalam satu malam. Butuh usaha keras dari owner dan tim untuk membangun kepercayaan konsumen.

Jadi maklum ya barang ORI memiliki nilai jual yang lebih tinggi. Beda usaha dan niat ^^

Dear para pencari nafkah…
Kejar ridho Allah yuk, mencari nafkah dengan cara halal dan baik. Rezeki perlu diperjuangkan dengan cara yang baik dan keluargamu berhak mendapat rizki halal.

gamis bergo WOLA hitam

gamis bergo WOLA

– @any septiani

Advertisements

Bisnis, Jualan, Dagang. I love it

Assalamu’alaikum. Hai hai dear…

Sedikit cerita serba serbi bisnis, jualan, dagang. Bagi yang ikut meramaikan dunia bisnis pasti ga asing dengan istilah produsen, agen, distributor, reseller, customer, online shop, offline shop atau toko.

:: Agen, distributor, reseller ::
Agen adalah kepanjangan tangan dari produsen. Mereka yang membantu sirkulasi barang dari produsen ke customer supaya lebih lancar. Target penjualan agen – reseller berbeda-beda sesuai dengan tingkatan. Semakin besar target, semakin lebar pula margin yang didapat oleh agen. Jadi seimbang ya. Kalau mau dapat margin besar, ambil dari tangan pertama (produsen) dengan kuota tertentu. Umumnya produsen menetapkan jumlah minimal pembelian barang. Pada level ini, agen – reseller, fokus pada marketing untuk memenuhi target penjualan. Barang dagang sudah disiapkan oleh produsen.
Continue reading