[twinPregnancy] 22 weeks

“Do I look fat?” – scary question from mamatuwin.
“No! You’re so sexy” – papaptuwin reply.
Yihaaaaa…. I’m sexy *berbinar. Wajah bulat, perut bulat, kaki bulat, tetapi penuh kebahagiaan.

Cerita mengenai kehamilan kembar…

  1. Kamu ada keturunan kembar, Ny?
    Pertanyaan paling hits belakangan ini. Bahkan dokter pun menanyakan hal serupa. hhihii. Sebelumnya, kami (saya dan suami) ga tau kalau ada keturunan kembar, setelah cerita ke orang tua, ternyata mbah buyut dari keluarga bapak saya punya anak kembar (rd. anak mbah buyut aka adenya mbah putri). Walaupun generasi yang cukup jauh tapi masih ada keturunan kembar ya.
  2. Berat badan turun 5kg di trisemester pertama.
    Tulang-tulang yang semula tertutup lemak mulai nampak. Pergelangan tangan, tulang selangkangan, tulang pipi makin jelas. 49kg! Rekor paling langsing selama 9 tahun terakhir.
  3. Mual maksimal, minim muntah.
    Katanya hamil kembar maboknya parah. Ga juga tuh! selama hamil 22weeks ini ga lebih dari 5x muntah. Pemilih dan susah makan sih iya di 15 minggu pertama. Tapi begitu masuk usia kehamilan 16 minggu nafsu makan mulai membaik. Ga lagi lemas, lemah, lesu. Alhamdulillah sehat bugar…. Saya masih kuat masak lho selama hamil, alhamdulillah gizi malaikat-malaikat kecil bisa terjaga, begitupun dengan kebersihannya.
  4. Perkembangan perut mulai tidak terkontrol di usia kehamilan 17 minggu.
    Bahkan di usia 19w, perut saya lebih sexy dibanding kehamilan 25w. Wow! *lirik bumil sebelah waktu di RS.

    20 weeks pregnancy

    20 weeks pregnancy

  5. Tidur lebih cepat atau makan lagi?
    Perubahan di trisemester kedua sangat terasa. Semakin malam semakin besar keinginan untuk mengunyah, seperti ga ada kata kenyang ya anak-anak ibu. Tak apa, yang penting kalian sehat ya tuwin. Ayo makan yang banyaaakkk anak-anak!
  6. Berat badan mencapai 59kg di usia kehamilan 21w.
    Sudah naik 10kg dari trisemester 1 nih, rekor berat badan selama hidup 27 tahun terpecahkan! Papaptuwin sudah ga ngizinin saya menyentuh timbangan karena ekspresi kaget saya melihat angka yang tertera di sana. Dicopotlah baterai timbangannya oleh beliau.
  7. Papaptuwin merangkap tukang pijit selama masa kehamilan.
    Tangan, kaki, punggung, pinggang semua terasa pegal bahkan kadang kram. Selama hamil tidak diperbolehkan pijit, alhasil misua yang jadi tukang pijit pribadi. Bagian punggung dan pinggang cuma diisik-isik. Terbayang para bumil yang LDM (Long Distance Marriage), semangat yaa dear!
7 weeks pregnancy. they're twins!

7 weeks pregnancy. they’re twins!

Dua kali gagal di kehamilan sebelumnya dan kali ini diberi 2 sekaligus. MasyaAllah… sehat ya anak-anak 🙂  Semoga Allah berkenan mempercayakan anak-anak yang sehat badan, rohani dan mental, lengkap anggota tubuh, cerdas, cakep & cantik. aamiin.

@anyseptiani

Persiapan hamil

Assalamu’alaikum dear…

Ny mau berbagi catatan persiapan menyambut kakak bayi pasca kuretase. QadaruLlah, saya melewati 2 kuretase pada tahun pertama pernikahan.

Kakak bayi 1 didiagnosa tidak berkembang di usia 8 minggu. Lebih kurang 3 bulan setelah kuretase pertama, saya positif hamil untuk kedua kalinya. Selanjutnya, janin kedua kami didiagnosa fetal death pada usia 9 minggu. Shock! Tapi, Alhamdulillah 1 bulan pasca kuretase kedua, saya positif hamil untuk ketiga kalinya. Kado spesial di H-1 satu tahun kebersamaan dengan Papap Apde. Tanpa direncana, tanpa diduga, Allah adalah sebaik-baik pembuat skenario kehidupan.Welcome to my belly, honey ^^

Usaha yuk usaha, katanya mau punya baby. Bismillah…

  1. Konsultasi ke dokter androlog dan Tes sperma.
    Pemeriksaan kesehatan ga cukup dilakukan oleh (calon) ibu, (calon) ayah pun ikut andil dalam proses kehamilan. Dimulai dengan mengumpulkan informasi mengenai dokter androlog. List dokter androlog ga sebanyak dokter obgyn ya ternyata. Kami menemui salah satu dokter androlog di RS Fatmawati. Dokter menyarankan tes sperma di RS Bunda/ RS Hermina. Alasannya, karena RS tersebut telah memakai standard terbaru untuk tes sperma. Beliau juga menjelaskan kemungkinan penyebab janin tidak berkembang.
  2. Berusaha mematuhi pantangan dan anjuran dokter obgyn.
    Walaupun sudah tidak hamil, anjuran dan pantangan selama hamil tetap saya jaga. Misal. mengurangi lalapan mentah, seafood eg. kerang, cumi-cumi. Kerang dan cumi tinggi kolesterol, jadi orang sehat pun perlu mengimbangi makanan enak ini dengan olahraga yang cukup.
  3. Mengkonsumsi almond.
    Almond baik untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan calon ibu. Gizi tinggi dan baik untuk kesehatan.
  4. Mengkonsumsi madu kesuburan.
    Saya dan suami mengkonsumsi madu khusus untuk meningkatkan kesuburan. Beli di IBF (Islamic Book Fair), Rp 70.000 untuk 2 botol. Terjangkau kan…
  5. Memperbanyak konsumsi sayuran hijau.
    Misal. Brokoli, bayam, kangkung. Untuk buncis masih dalam usaha untuk suka. hee.
  6. Olahraga.

Setelah kuretase kedua, pola makan diperketat (dengan anjuran dokter). Tambahan dari 6 poin di atas adalah…
7. Tidak mengkonsumsi gula dan gorengan (kecuali menggunakan olive oil/minyak zaitun)
8. Menghindari pengawet, msg dan pemanis buatan, dengan kata lain wajib masak setiap hari
9. Liburan. Ambil cuti, habiskan waktu berdua dengan suami. Saatnya pacaran, terutama bagi kami yang menikmati masa pacaran setelah menikah. Be happy, positive thinking and avoid stress ya.
9. Yang terpenting, pray to ALLAH!

Kuretase insyaAllah aman dan ga bikin mandul, pilih rumah sakit yang terpercaya kualitas dan kebersihannya. Untuk kehamilan, jangan ragu konsultasi dengan dokter obgyn/bidan ya dear. Setiap perempuan punya kondisi berbeda, penanganannya pun harus sesuai. Cocok di any, belum tentu berlaku di orang lain. Tetap semangat! Semoga segera diberi kepercayaan menimang malaikat kecil yang melengkapi keluarga. aamiin.

@anyseptiani