Rumah Impian Tanpa Riba

Bismillah…

Halooo Assalamu’alaikum ibu bapak pasangan muda. Apa kabar? Siapa yang pengen punya tempat berteduh yang nyaman, dekat fasilitas umum seperti rumah sakit, sekolah, pasar, tempat ibadah, terminal atau stasiun? Sayaaa!!

Sebagai pekerja kantoran aka karyawan, berapa sih kenaikan gaji per tahun? Coba bandingkan dengan kenaikan harga properti per tahun. Hmm… naik gaji 5% per tahun, properti naik 15%. kekejar ga untuk beli RUMAH secara TUNAI? seakan mimpi ya punya rumah dibayar tunai jaman sekarang ini. Belum lagi dengan doktrin “Kalau ga beli sekarang kapan lagi? Harga properti makin tinggi, makin ga kekejar”. Bikin kembang kempis perut nih.

Hadirlah solusi yang paliiingggg populer, Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Iklannya bunga flat, dapat dicicil selama 15 tahun, sebelum harga naik buruan! wiiihhh…

Pernah nyoba hitung harga rumah Rp 250 juta yang dicicil selama 10 tahun dengan bunga 9%? anggaplah flat 10 tahun 9% ya, yuk coba hitung secara kasar :

Harga rumah Rp 250.000.000
Bunga 9% per tahun = 9% x Rp 250.000.000 = Rp 22.500.000
Bunga 10 tahun = 10 x Rp 22.500.000 = 225.000.000
Harga rumah menjadi Rp 250.000.000 + Rp 225.000.000 = Rp 475.000.000

Woooowww dasyattt! Jadi 2x harga rumah asli. Belum ditambah biaya akad kredit dan lain-lain. Belum lagi di tahun-tahun awal jumlah cicilan yang dibayarkan nasabah diutamakanĀ untuk pembayaran bunga, bukan pokok hutang. Tips untuk KPR: tanyakan simulasi pembayaran bunga & pokok pinjaman per bulan ya dear.

Bayar cicilan rutin kena bunga, telat bayar cicilan kena denda, kredit macet kena sita, pelunasan maju kena pinalti. Semoga Allah beri jalan keluar šŸ™‚

Perbedaan RIBA dengan LABA

Kenapa sih cicilan ke bank dengan bunga ga boleh? Karena RIBA. Nah riba itu apa? Ā Riba itu kelebihan/penambahan. Saya pinjam uang Rp 5000, dikembalikan sebesar Rp 6000. Penambahannya sebesar Rp 1000 ini yang disebut riba. Say NO to Riba!

Bedanya denganĀ jual beli seperti apa? Saya beli pensil seharga Rp 5000, lalu saya jual seharga Rp 6000. Kelebihannya sebesar Rp 1000, ini disebut laba. Margin atau laba sah dalam Islam.

Kelihatan ya perbedaannya. Kelebihan dalam hutang piutang disebut RIBA. Kelebihan dalam jual beli disebut LABA. Riba Haram, Laba Halal.

ā€œOrang-orang yang makan (mengambil) riba, tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu disebabkan mereka berkata (berpendapat) bahwa sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba. Padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. Orang yang kembali (mengambil riba), maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.ā€ (QS. Al Baqarah [2]: 275)

Trus gimana dong kalau mau punya rumah tanpa riba? Ada beberapa pilihan nih dear…

1. Nabung dulu sampai uangnya cukup.
Selama nabung, ngontrak dulu aja ya. Susah? Susah boss… Bayar kontrakan mahal, mending buat nyicil. #ehh Mau tau yang lebih susah dari bayar kontrakan? Yup! Meyakinkan orang tua kalau anaknya, cucunya baik-baik aja hidup di rumah kontrakan dibanding nyicil KPR.

2. Pinjam uang ke orang tua, saudara, keluarga, teman, kerabat.
Catatannya TIDAK BOLEHĀ ada penambahan atas uang yang dipinjam, baik berbentuk uang ataupun barang. Barang juga? Iya buu pakkk. Misal. Any pinjam uang ke Ayu, sebelumnya si Any ga pernah ngasih apa-apa ke Ayu, tetapi gegara ngutang, pas bayar tetiba bawa kue. Nah si kue ini ga boleh ya kalau maksud hati sebagai penambahan atas hutang piutang. Tapi, kalau sebelumnya si Any sudah sering main ke rumah Ayu sambil bawa buah tangan, ya silakan bawa kue. Kue ini sebagai kebiasaan yang dilakukan saat bertandang ke kerabat.

3. Nyicil tanah dan bahan bangunannya, bertahap.
Pertama nabung untuk beli tanah, setelahnya mencicil beli batu bata, batu kali, dkk sesuai dengan kemampuan. Jika sudah ada dana cukup, baru mulai membangun rumah impian.

4. Nyicil ke developer perumahan syariah. Garis bawahi >>Ā Developer Perumahan SYARIAH.

Ciri developer syariah :
a. Tidak membebankan denda atas keterlambatan pembayaran.
Yang namanya ngutang pasti karena kepepet, bukan gengsi. Uda mah lagi kesulitan ditambah denda, nda boleh ya. Trus gimana kalau telat bayar, apalagi sampe kredit macet? Nah.. tanya ke developer solusi dari mereka seperti apa. Positif thinking dulu, usaha dulu.. InsyaAllah penghutang tepat waktu dalam pembayaran cicilan.
b. Cicilan langsung dibayarkan ke developer sebagai penjual sekaligus pemilik rumah.
Transfer boleh via bank, tapi masuk rekening developer langsung. Semua bank di Indonesia diatur peraturan BI, setiap lembaga jasa keuangan tidak boleh memiliki properti untuk diperjualbelikan. *mohon dibantu ya peraturan lengkapnya, si any ga hafal. Kebayang dong ya kalau bank boleh memiliki properti untuk diperjualbelikan, bisa-bisa diborong semua properti.
c. Tidak ada sita menyita rumah yang dibeli karena kredit macet.
Trus gimana? Tanya ke developer apa solusi yang ditawarkan jika hal tidak diinginkan ini terjadi.
d. Tanpa agunan

Di salah satu seminar developer perumahan syariah, diberikan 2 opsi pembayaran, yaitu pembayaran tunaiĀ dan cicilan. Tentunya ada perbedaan harga antara pembayaran tunai dengan cicilan. Sebagai ilustrasi :
Rumah beli cash Rp 250.000.000
Rumah dicicil 10 tahun Rp 375.000.000

Ya ampun mahal amat! Pasti sebagai orang awam akan kaget melihat harga rumah yang dibayar secara Kredit. Coba hitung lagi kalau beli dengan cicilan KPR, mahal ga? Sama aja dong mahal juga? Eiiitttssss… Bukan hanya soal mahal murahnya, tapi lihat kembali proses jual beli yang ditawarkan.

Penawaran seperti di atas (tunai dan kredit) SAHĀ dalam Islam, karena masih dalam proses penawaran harga. Ketika akad jual beli terjadi, hanya boleh 1 akad, TUNAI atau KREDIT. Tentu dengan harga yang telah disetujui penjual dan pembeli. Ketika kredit berjalan, tidak akan ada perubahan besar cicilan (karena ga ada bunga), ketika mau pelunasan maju pun tidak dikenakan pinalti. Tinggal hitung berapa sisa cicilan yang belum dibayarkan. Beda ya dengan KPR ^^

Ngerinya dosa Riba

Innalillah, setara dengan berzina.
Dari Abdullah bin Masud RA dari Nabi SAW bersabda,”Riba itu terdiri dari 73 pintu. Pintu yang paling ringan seperti seorang laki-laki menikahi ibunya sendiri. (HR. Ibnu Majah dan Al-Hakim)

Untuk yang belum tau, belum paham, Allah Maha Pengampun.
Untuk yang sudah terlanjur, semoga segera terbebas ya. Minta pertolongan Allah.
Untuk saya yang masih nyerempet-nyerempet, semoga ga kejebur lebih jauh. aamiin.

Hutang tidak terputus ketika ajal menjemput. Inget ga kalau ada keluarga/tetangga yang meninggal, keluarga yang ditinggalkan sibuk menanyakan apakah almarhum[ah] memiliki tanggungan yang belum terselesaikan? karena hutang piutang harus diselesaikan di dunia, jangan sampai memberatkan jenazah. Nah… yang punya hutang, yuk segera lunasi ^^

Sekian. Islam itu indaahhh banget, detail dan memudahkan. Silakan dikoreksi jika ada kesalahan dalam pemahaman saya ā¤

@anyseptiani

 

Advertisements